Selasa, 01 Maret 2011

Percaya atau tidak......


Hal Yang Unik Disekitar Kita mungkin tidak kita perhatikan secara serius tapi faktanya ada. Nah dibawah ini tulisan lama yang sudah dunia maya maupun di dunia darat (yang belum mungkin di dunia fana) masih enak dibaca dan perlu sebagai penyegaran (Jika Anda tidak segar segera pergi ke dokter) yaitu Hal Yang Unik Disekitar Kita.
*Warna asli Coca-Cola adalah hijau.
*Otot yang paling kuat di tubuh manusia adalah otot lidah.
*Setiap orang di Amerika rata-rata mempunyai 2 kartu kredit.
*Kata paling panjang yang bisa diketik dengan satu baris tuts di keyboards adalah “TYPEWRITER”.
*Wanita berkedip dua kali lebih banyak dari pria.
*Seseorang tidak akan pernah mati hanya dengan menahan nafasnya.
*Tidak akan pernah seseorang bisa menjilat siku tangannya sendiri.
*Seekor babi tidak akan pernah mendongak melihat langit.
*Bersin terlampau keras akan menyebabkan tulang iga retak, tetapi dengan *menahan bersin akan memecahkan pembuluh darah di leher dan di otak dan kemudian menyebabkan kematian.
*111,111,111 x 111,111,111 = 12,345,678,987, 654,321.
*Madu adalah satu-satunya makanan apa yang tidak akan pernah basi.
*Seekor buaya tidak akan bisa menjulurkan lidahnya keluar, walaupun membuka mulutnya setiap hari.
*Siput/keong bisa tidur selama 3 tahun secara terus-menerus.
*Semua beruang kutub ternyata kidal.
*Pada tahun 1987, American Airlines bisa mengurangi cost sebesar $40.000 hanya dengan menghilangkan bahan minyak zaitun pada menu salad di kelas 1.
*Kupu-kupu mencicipi tar bunga dengan kakinya.
*Gajah adalah satu-satunya binatang darat yang tidak bisa melompat.
*Rata-rata manusia lebih takut laba-laba daripada takut mati.
*Semut akan selalu jatuh pingsan ke arah kanan jika terbius.
*Kursi listrik ditemukan oleh dokter gigi.
*Jantung bisa memompa darah sejauh 30 kaki.
*2 tikus bisa beranak pinak hingga 1 juta dalam 18 bulan.
*Memakai headphones walkman 1 jam bisa menghasilkan kuman di telinga sebanyak 700 kali lebih banyak.
*Zippo (catu api) ditemukan lebih dulu daripada korek api manual.
*Hampir semua lipstik mengandung sisik ikan.
*Seperti sidik jari, lidah setiap manusia juga berbeda-beda.
*Dan terakhir, setiap orang yang membaca tulisan ini pasti akan mencoba menjilat siku tangan mereka.
Yang terakhir tak usah dipraktekkan biar tetap segar.
Sumber : http://edyjharto.blogspot.com/2009/07/percaya-atau-tidak.html

Selasa, 08 Februari 2011

Membangun Kepribadian Qurani


Membangun Kepribadian Qurani (Tarbiyah Syakhsiyah Quraniyah)Kata Pengantar
Kualitas ibadah dan wawasan pikir (tsaqofatul fikr) yang memadai sangat dibutuhkan dalam membentuk pribadi muslim. Maka Al Qur’an sangat diperlukan dalam membentuk hal itu. Oleh karena itu, pemahaman kita tentang Al Qur’an harus integral meliputi kemampuan tilawah (membaca), tahfidz (menghafal), dan tadabbur (memahami).
Proses pembinaan (tarbiyah) yang berkelanjutan (mustamirrah) tidak boleh pernah berhenti dalam merealisasikan kemampuan itu dan tidak boleh terbetik dalam pikiran kita bahwa hal itu sebagai sesuatu yang tidak terjangkau. Mungkin muncul pertanyaan, kapan waktu untuk tilawah, tahfidz, dan tadabbur sedangkan tugas kita begitu banyak dan menuntut keharusan untuk dilaksanakan?

Bagaimanapun, seorang muslim harus siap menyiasati waktunya untuk berbagai macam kegiatan yang meningkatkan keislamannya, seperti mengembangkan ruhiyah, fikriyah, dan amaliyahnya.
Rasulullah Saw meletakkan rambu-rambu yang dapat menjadi dasar dalam menilai seseorang memiliki asy syu’ur al qurani (perasaan yang qurani), di antaranya:
  1. Meyakini Al Qur’an sebagai bagian dari kenikmatan sehingga menjadi dambaan ketika muslim yang lain memiliki hubungan yang baik terhadap Al Qur’an
  2. Sangat berharap untuk bertemu Al Qur’an setiap hari sehingga selalu merindukan kegiatan tilawah dan dalam bacaan sholatnya.
  3. Takut akan hari akhirat sehingga banyak membaca Al Qur’an agar dapat menjadi syafaat baginya.
  4. Bekerja keras agar tertanam kebajikan di hati putra putrinya sehingga hal itu menjadi kehormatan baginya di akhirat.
Ketika perasaan-perasaan seperti itu hidup di dalam diri kita, niscaya kita akan berusaha sekuat tenaga untuk hidup dalam naungan Al Qur’an karena hidup bersama Al Qur’an memerlukan energi yang selalu baru. Semoga buku ini dapat menjadi wasilah (perantara; jalan) dalam menghidupkan energi baru dalam diri kita sehingga kita kuat menghadapi tantangan dalam diri dan dari setan yang selalu menghalangi kita untuk selalu bersama Al Qur’an.
Jakarta, 19 Agustus 2004
Abdul Azis Abdur Rouf, Lc
Daftar Isi
  1. Fadha’il (Keutamaan) Al Qur’an
  2. Mengapa harus 1 juz setiap hari?
  3. Menyemai iman di hati anak dengan Al Qur’an
  4. Menguak cakrawala hidup di bawah naungan Al Qur’an
  5. Hifzhul Quran dan tarbiyah imaniyah
  6. Al iman qoblal quran
  7. Membekali diri dengan Al Qur’an
  8. Berapa lama Anda akan istiqomah bersama Al Qur’an?
  9. Keaslian Al Qur’an adalah bukti kebenarannya
  10. Mengapa kita harus membaca Al Qur’an?
  11. Bagaimana mengatasi rasa malas, jenuh, dan futur dalam berinteraksi dengan Al Qur’an?
  12. Tugasku menyampaikan Al Qur’an
  13. Jangan sia-siakan nikmat Al Qur’an yang sudah di tangan Anda
  14. Kiat sukses mengikuti program tahsin tilawah, dan tahfizd Al Qur’an
  15. Mana yang harus diutamakan, tilawah atau tahfidz?
  16. Yatlunahu haqqa tilawatih
Penulis
Abdul Azis Abdur Rouf, Lc, Al HafidzPenerbit
MARKAZ AL QURAN
Jl. Kenanga I Gg. Teratai Rt. 04/02 No. 67 Kalisari, Ps. Rebo
JAKARTA TIMUR
021 87710584

Kamis, 27 Januari 2011

Belajar dan terus belajar....

Kesuksesan seseorang tidak lepas dari usaha yang ia lakukan, baik itu untuk dunia maupun untuk akhirat.
Persoalannya, untuk memulai melakukan sesuatu yang baru, apalagi meninggalkan hal yang sudah terbiasa kita lakukan, bukanlah sesuatu yang gampang, karena itu kita butuh dorongan orang lain atau orang terdekat kita agar semuanya bisa terwujud. Contoh kecil untuk membaca saja susah kita lakukan, kecuali memang orang yang hobby baca, inilah kenyataan yang kita alami saat ini apabilah telah mengakar berat rasanya untuk mengubahnya.
Tentunya dengan alasan yang beragam. Mulailah dengan tekad dan harapan dengan penuh keyakinan bahwa kita pasti bisa mewujudkan apa yang kita inginkan, belajar dan terus belajar.......let us learn and keep learning...

Jumat, 21 Januari 2011

Gerobak Muhammad Bouaziz.... Simbol Revolusi Tunisia.




Seorang pengusaha Kuwait menawarkan diri untuk membeli gerobak milik pemuda Tunisia terkenal Muhammad Bouazizi, yang membakar dirinya sendiri sebagai protes dari tindakan represi pemerintah dan memicu percikan revolusi yang menggulingkan presiden Ben Ali.Penguasaha Kuwait itu menawarkan untuk membayar 10 Ribu dolar untuk gerobak buah-buahan dan sayuran yang dipakai Bouazizi untuk berjualan mencari nafkah dan grobak itu disita oleh otoritas keamanan dengan alasan ia tidak memiliki izin berjualan, sehingga mendorongnya untuk bunuh diri dengan membakar diri, surat kabar Kuwait al-Ray melaporkan Rabu lalu. Melalui media, pengusaha Kuwait ingin permintaannya diketahui oleh anggota keluarga Bouazizi, yang tinggal di pusat Gubernuran Sidi Bouzid. Dia mengatakan bahwa dia akan membeli gerobak itu dengan segera, jika pihak keluarga menyetujui. "Gerobak ini mengubah perjalanan sejarah," katanya kepada media. "Gerobak ini telah menjadi simbol dari revolusi Tunisia." Pengusaha itu menambahkan bahwa ia akan menghubungi pihak berwenang Tunisia dan meminta mereka untuk mengalokasikan tempat di pusat ibu kota Tunisia untuk gerobak ini. "Harusnya kita menciptakan sebuah tugu peringatan untuk Bouazizi dan saya akan membayar semua biaya yang diperlukan," pungkasnya. 

Kamis, 20 Januari 2011

Puisi Rendra Terakhir di RS

Puisi Terakhir Rendra yang dituliskannya di atas ranjang Rumah Sakit

rendra4Seringkali aku berkata,
Ketika semua orang memuji milikku
Bahwa sesungguhnya ini hanyalah titipan
Bahwa mobilku hanyalah titipan-Nya
Bahwa rumahku hanyalah titipan-Nya
Bahwa hartaku hanyalah titipan-Nya
Tetapi, mengapa aku tak pernah bertanya:
Mengapa Dia menitipkan padaku ?
Untuk apa Dia menitipkan ini padaku ?
Dan kalau bukan milikku, apa yang harus kulakukan untuk milik-Nya itu ?
Adakah aku memiliki hak atas sesuatu yang bukan milikku ?
Mengapa hatiku justru terasa berat, ketika titipan itu diminta kembali oleh-Nya ?
Ketika diminta kembali, kusebut itu sebagai musibah
Kusebut itu sebagai ujian, kusebut itu sebagai petaka
Kusebut itu sebagai panggilan apa saja untuk melukiskan kalau itu adalah derita
Ketika aku berdoa, kuminta titipan yang cocok dengan hawa nafsuku
Aku ingin lebih banyak harta,
ingin lebih banyak mobil,
lebih banyak popularitas, dan
kutolak sakit,
kutolak kemiskinan,
seolah semua “derita” adalah hukuman bagiku
Seolah keadilan dan kasih-Nya harus berjalan seperti matematika:
Aku rajin beribadah, maka selayaknyalah derita menjauh dariku, dan nikmat dunia kerap menghampiriku.
Kuperlakukan Dia seolah mitra dagang, dan bukan kekasih
Kuminta Dia membalas “perlakuan baikku”,
Dan menolak keputusan-Nya yang tak sesuai keinginanku
Gusti,
Padahal tiap hari kuucapkan, hidup dan matiku hanya untuk beribadah.
“Ketika langit dan bumi bersatu, bencana dan keberuntungan sama saja”

Rabu, 19 Januari 2011

Niat dan Perbuatan

Niat adalah ukuran dalam menilai benarnya suatu perbuatan, oleh karenanya, ketika niatnya benar, maka perbuatan itu benar, dan jika niatnya buruk, maka perbuatan itu buruk. Maka berniatlah dalam melakukan sesuatu hal dengan baik, jika ingin melihat hasilnya sesuai harapan.



Senin, 17 Januari 2011

Bagaimana Menjadikan Anak Semangat Belajar ....

Berusahalah untuk tersenyum, Sungguh senyum itu membawa berkah. Senyum juga mendatangkan kelembutan dan sikap ramah kepada manusia. Jiwa kan tenang. Hati menjadi tentram. Jika kita memiliki sikap itu maka dapat membuat hati yang keras menjadi lunak, manarik simpati, membawa kebaikan serta membuat nyaman anak yang berada di dekat kita. sudahkah kita mengevaluasi diri, apa yang menyebabkan istri kita temperamental dalam mendidik anak kita? Apakah kita sudah cukup untuk membantunya dari kelelahannya menjalankan kewajibannya sebagai istri dan mendidik anak kita? Apakah kita telah mencontohkan kepadanya bahwa kesabaran dan kelemahlembutan dalam mendidik anak lebih menentramkan. Lebih sedikit energi dan lebih nyaman untuk anak kita. Kewajiban kita adalah membimbing istri agar ia mampu menjalankan perannya sebagai istri sholihah yang tak hanya menyenangkan suami tetapi juga tempat kembali yang menenangkan bagi anak-anak. Tentu saja ini membutuhkan peran aktif seorang ayah dalam membimbing anak belajar dan tak hanya menyerahkannya kepada istri. Karena contoh perbuatan jauh lebih efektif disbanding kata-kata yang berisi perintah.